Tuesday, February 10, 2009

Dimana-mana blackberry. Dimana-mana blackberry. Itulah yang saya alami saat pergi rapat-rapat, baik rapat di instansi pemerintah maupun rapat di perusahaan swasta. Bahkan ketika pergi jalan-jalan di Mall pada waktu libur pun orang terlihat sibuk menggunakan blackberry-nya, demikian juga saat datang ke undangan pesta perkawinan.

Blackberry adalah sebuah merek dagang perangkat telekomunikasi berupa smartphone atau PDA-phone yang diterintegrasi dengan sistem operasi (OS) Blackberry. Perangkat ini merupakan produksi perusahaan Research In Motion Limited (RIM) dari Canada.

Sebenarnya Blackberry telah mulai diperkenalkan sejak tahun 1999, tapi saat ini baru menjadi demam di Indonesia. Sejak tahun 2002 mulai beredar Blackberry dalam bentuk smartphone yang mempunyai kemampuan mobile telephone, text messaging, push e-mail, internet faxing dan web browsing. Selain sebagai smartphone Blackberry juga mempunyai kemampuan aplikasi seperti misalnya address, calendar, to-do list dan lain-lainnya sebagaimana layaknya PDA yang lain.

Bentuk khas Blackberry adalah sebuah smartphone lebar dengan layar lebar dan keyboard qwerty yang terintegrasi menjadi satu batang perangkat genggam. Rata-rata perangkat Blackberry mempunyai bentuk tersebut, kecuali misalnya Blackberry Pearl yang mempunyai bentuk seperti handphone batangan pada umumnya.

Selain Blackberry Pearl yang memakai processor PXA 8100, memori 64 MB, kamera 1,3 MP dan koneksi data GPRS, beberapa jenis Blackberry lainnya adalah :

Blackberry Curve ; Intel 312 MHz, 64MB Memory, MicroSD Slot, Bluetooth 2.0, GPS, 2mpx Camera dengan harga di Indonesia sekitar Rp. 4,5 juta s.d. Rp. 6 juta.

Blackberry Javelin ; 512 MHz Processor, 256 MB flash memory, microSD slot, 3.2MP camera, Quadband, Wi-Fi b/g with UMA+GPS, Bluetooth dengan harga di Indonesia sekitar Rp. 7 juta s.d. Rp. 8 juta.

Blackberry Bold ; PXA310 624MHz, 1GB Memory, mSD Slot, Bluetooth, 2.0mpx Camera, WiFi, GPRS/GSM/HSDPA, GPS, Color TFT dengan harga di Indonesia sekitar Rp. 8 juta s.d. Rp. 9 juta.

Sedangkan perangkat dengan spesifikasi tertinggi adalah Blackberry Storm ; Transmissive TFT LCD 480 x 360 pixel, SurePress™ touch screen, 1GB Memory, microSD™ Slot, Bluetooth® v2.0, 3.2 MP Camera, GPRS/GSM/HSDPA, GPS, Media Player

Perangkat ini di Indonesia umunya dijual secara paket dengan layanan operator seluler semisal Indosat dan Telkomsel. Spesifikasi dan feture yang lebih mendetail dapat dilihat pada website Blackberry, yaitu : http://www.blackberry.com (gambar blackberry curve http://phonearea.net)

Monday, February 9, 2009

Trend 2009 : NETBOOK

Berawal dari kebutuhan akan adanya notebook dengan ukuran yang kecil dan harga terjangkau, maka sejak awal tahun 2008 mulai masuk ke Indonesia Notebook dengan layar berukuran antara 7 s.d 9 inch dan harga sekitar Rp. 3 s.d. 5 juta rupiah. Notebook kecil tersebut terbanyak produksi dari produsen ASUS (ASUS Eee PC) di Taiwan dan beberapa merek lainnya misalnya Quantel. Processor yang dipergunakan umumnya processor VIA atau Intel seperti Celeron-M dengan kapasitas terbatas agar harga bisa lebih murah.

Notebook tersebut juga dilengkapi dengan koneksi WiFi dan web camera yang menyatu. Memori (RAM) yang dipergunakan rata-rata berukuran 512 MB s.d. 1024 MB dan sebagai memori penyimpan digunakan Solid State Disk (SSD) berkapasitas 4 GB atau 8 GB. Beberapa merek menggunakan harddisk mekanis dengan ukuran 40 GB atau 60 GB.

Ukuran yang kecil didapatkan dengan mengurangi beberapa fasilitas yang ada pada notebook besar (ukuran layar 12 inchi ke atas), yang paling umum adalah tidak adanya drive optik. Notebook-notebook tersebut tidak mempunyai DVD-ROM ataupun DVD-RW. Untuk lebih menekan harga maka sistem operasi yang dipergunakan adalah Linux.

Sebelumnya di pasaran sudah banyak terdapat beberapa Notebook mini dengan sistem operasi Microsoft Windows dan kemampuan tinggi, misalnya produk-produk dari Fujitsu, Sony dan Toshiba. Sayang harganya sangat mahal, jauh lebih mahal dari notebook yang berukuran layar 14 atau 15 inch. Karena itu pemakaiannya hanya terbatas pada kalangan tertentu.

Banyaknya permintaan akan notebook mini yang murah meriah ini dan suksesnya pemasaran ASUS Eee PC, membuat produsen lain ikut membuat membuat produk serupa, misalnya : Acer Aspire One dari Acer, Axioo Pico dari Axioo, BenQ Joybook Lite dari BenQ, Wearnes Quadra VX, DELL Inspirion Mini dan DELL, Lenovo Idea Pad dari Lenovo dan dari Toshiba dan HP.

Karena persaingan bisnis spesifikasipun menjadi berubah.Kini Microsoft Windows XP kembali populer dan banyak dipergunakan sebagai sistem operasinya, walaupun sebenarnya Microsoft sudah berkonsentrasi pada Windows Vista. Intel pun sebagai produsen kini membuat processor baru yang disesuaikan dengan spesifikasi notebook mini dan murah yang dikenal dengan nama processor intel Atom. Sedangkan AMD meluncurkan processor AMD Geode

Sejak Intel meluncurkan processor Intel Atom pada pertengahan tahun 2008, nama baru baru notebook mini dan murah ini diperkenalkan, yaitu : NETBOOK. Rata-rata Netbook saat ini mempunyai memori (RAM) DDR2 sebesar 1 GB dan menggunakan harddisk sebesar 80 GB atau 160 GB. Penggunaan Solid State Disk pada Netbook pun mulai ditinggalkan.

Peningkatan spesifikasi pada processor, memory, hardisk dan sistem operasi membuat harga Netbok sedikit naik. Harga Netbook dengan OS Linux dijual sekitar 4 s.d 5 juta, sedangkan dengan OS Windows XP sekitar 6 s.d. 7 juta.

Walaupun harga agak dinaikkan, tetapi sifat Netbook ini tetap dipertahankan, yaitu : UKURAN KECIL, sehingga dapat dibawa ke mana-mana; Ada FASILITAS WI-FI, sehingga dapat melakukan koneksi internet dimana saja, KAPASITAS TERBATAS, hanya diperlukan untuk program-program office saja dan HARGA TERJANGKAU. Inilah yang membuat penjualan Netobook akan makin berjaya di tahun 2009.